Skkmigas-Medco Energi Menggelar Silaturrahmi Dengan Nelayan Pulau Giligenting

 

SKKMigas - Medco Energi  menggelar silaturrahmi bersama  nelayan  Pulau Giligenting bertempat di Balai Desa Gedugan dan Balai Desa Galis Jumat, 10 Nopember  2023.


Acara dihadiri oleh Kepala Desa se-Giligenting, Medco Energi, LSM BISMA dan segenap tokoh masyarakat dan tokoh nelayan Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Jawa Timur.


Akhmad Syafri Wiarda yang mewakili tiga kepala desa dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kunjungan Medco Energi dalam rangka silaturrahmi dengan seluruh nelayan yang ada di Pulau Giligenting. Pihaknya juga menyatakan tetap mendukung seluruh program-program yang telah diberikan oleh SKKMigas - Medco Energi yang manfaatnya telah dirasakan oleh seluruh warga Pulau Giligenting. “Kami mewakili seluruh masyarakat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Medco Energi yang telah memberikan perhatian dan bantuannya kepada masyarakat kami,” ujarnya.


Selanjutnya kades yang dikenal santun ini berharap agar program-program yang diberikan kepada masyarakat Pulau Giligenting bisa bermanfaat dan berkelanjutan. Ia juga berharap agar perusahaan Medco Energi tetap dapat beroperasi dengan lancar dan aman di wilayah kerja dekat dengan Pulau Giligenting.


Lebih lanjut dirinya juga menjelaskan bahwa silaturrahmi ini dilakukan untuk mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat nelayan Pulau Giligenting dan saling bekerjasama untuk  menjaga kondusifitas kegiatan pengeboran minyak yang dilakukan oleh SKKMigas Medco Energi.


Medco Energi melalui perwakilannya menyampaikan rasa syukurnya dapat diberi kesempatan untuk bisa bertemu langsung dengan warga nelayan Pulau Giligenting dengan tujuan hanya semata-mata untuk menyambung tali silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa dan tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada operasional perusahaan. 


Perwakilan Medco Energi juga mengingatkan kepada para nelayan agar tetap mematuhui aturan main yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dimana seluruh anjungan merupakan obyek vital nasional. Para nelayan dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas di dalam radius 500 meter dari anjungan  untuk keselamatan dan keamaanan bersama. 


Terkait denga program bantuan dari perusahaan, tentunya semua pihak akan merasa senang jika dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. 


Di penghujung acara ditutup dengan ramah tamah yang memberikan kesempatan kepada tamu undangan untuk bercengkerama dengan para kepala desa, perusahaan maupun LSM pendamping program perusahaan. ( Rahman KIM Konengan).

Lebih baru Lebih lama