Warga Giligenting sudah dipastikan kehilangan mata pencaharian pasca kebakaran pasar Tangsi Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Selasa, 19 Desember 2023 sekitar pukul 15.20 WIB.
Dalam insiden itu, Kios milik para pedagang hangus terbakar dan menjadi abu terdiri atas kios bensin dan pedagang kaki lima (PKL) serta Kios penjahit pakaian. Terbakarnya kios dan lapak pedagang menyebabkan warga giligenting tersebut kehilangan mata pencaharian.
Para pemilik kios dan lapak di pasar tangsi mengaku pasrah harus kehilangan mata pencaharian, akibat musibah kebakaran pasar yang meluluh lantahkan kios dan lapak milik mereka.
“Kita pasrah saja atas musibah terbakarnya pasar tangsi, semua dagangan kita hangus terbakar,” ujar Fauzan salah seorang pemilik kios bensin dan jualan sembako. Selasa,( 19/12/2023).
Selain fauzan diungkapkan pula oleh Jumiyati yang memiliki usaha jahit pakaian dan usaha tersebut merupakan satu-satunya mata pencahariannya yang dilakukan sebagai penopang hidup sehari-hari.
"Saya berharap dengan musibah ini ada tangan-tangan pemerintah untuk membantu dan mengupayakan kembali kios ini untuk dibangun dan juga bantuan berupa materi agar bisa kembali membuka usaha dari nol" ungkapnya.
Sementara itu Camat Giligenting Abd. Said, S. Sos.i. M. S. I saat dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan pihaknya telah Membuat laporan tertulis yang ditujukan kepada bapak bupati Sumenep dengan tembusan BPBD Dinsos.
Dalam hal tersebut para pemilik kios harus menunggu laporan kronologis tertulis dari kepala desa galis kecamatan giligenting dan baru bisa di tindak lanjuti ke bapak bupati dan mudah-mudahan bisa cepat teratasi dan para pemilik kios yang terbakar di berikan kesabaran. Katanya .( Rahman KIM Konengan).
