Kelompok Tani Kreatif Desa Bringsang Kembangkan Budidaya Vanili

Salah satu gagasan baru Kepala Desa Bringsang, Achmad Muzakky membangun proaktif pemuda dibidang pertanian, setelah sukses kembangkan budidaya melon dan porang, kini pihaknya bersama kelompok tani kreatif kembangkan budidaya vanili.

 

Indoneia merupakan salah satu negara  penghasil vanili terbesar di dunia , harga  dari rempah vanili ini sangat mahal dan menjadi salah satu komoditas andalan di indonesia., tanaman vanili kini bisa tumbuh dilapangan terbuka dan di pekarangan rumah meski sempit  tapi tetap kena sinar matahari langsung..

Budidaya vanili memang menjadi hal baru bagi kelompok tani kreatif Desa Bringsang, namun melihat kesuksesan yang telah dilaluinya membuat kelompok tani kreatif lebih bersemangat.



Ketua Kelompok Tani Kreatif, Moh. Yasin mengatakan bahwa dengan adanya budidaya vanili menjadikan hal positif dan menjadi percontohan bagi kelompok-kelompok lain.



"Memang, perawatan vanili ini tidak mudah, namun semangat dan kerja sama antar anggota akan terasa mudah," katanya. Kamis (27/1/2022).



Yasin juga berharap dengan adanya budidaya vanili pihaknya bersama kepala desa bisa mengembangkan budidaya yang lainnya.



"Mudah-mudahan budidaya kali ini bisa sukses kembali sehingga desa bringsang nantinya menjadi satu-satunya desa yang bisa panen vanili di kecamatan giligenting," ujarnya.



Sementara itu, Kepala Desa Bringsang, Achmad Muzakki berharap dengan adanya budidaya vanili yang di garap oleh kelompok tani kreatif bisa menjadi inspirasi bagi kelompok-kelompok yang lain yang ada di desanya.



"Semoga kelompok-kelompok yang lain yang ada di desa bringsang bisa proaktif didalam kelompoknya masing-masing," harapnya.



Dengan adanya semangat dari kelompok-kelompok yang ada Kata Zakky, nantinya bisa mendongkrak perekonomian masyarakat desa bringsang.



"Kelompok tani dan kelompok yang lain harus bisa aktif dalam mengembangkan kelompoknya, agar perekonomian dan kesejahteraan masyarakat bisa terjamin dan juga agar menjadi salah satu desa percontohan," pungkasnya. (Fathorrahman/KIM Bahari)

 

Lebih baru Lebih lama