KOPI KIM Sumenep,- Ratusan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Guluk-guluk, mengikuti Pelatihan Literasi Berbasis Bigbook bagi Guru PAUD yang merupakan perwakilan Guru dan Kepala PAUD dari puluhan lembaga dan tiga organisasi yakni HIMPAUDI, IGTKI dan IGRA, bertempat di Pendopo kecamatan Guluk-guluk, pada hari Minggu (06/08/2023).
Ketua Pelaksana Pelatihan, Ida Fatmawati, menngungkapkan kegiatan Pelatihan Literasi Berbasis Bigbook bagi para PAUD tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para guru dalam pembuatan media pembelajaran, sehingga akan menjadi guru yang profesional dan memiliki Inovasi dalam mendidik anak-anak PAUD agar senang dalam belajar.
"Tentunya dengan adanya kegiatan pelatihan literasi ini dapat diniatkan untuk belajar bersama yang muaranya untuk meningkatkan kualitas anak didik," ujarnya.
Dikatakan, hasil dari kegiatan pelatihan literasi tersebut tentu diharapkan para guru PAUD bisa membuat Bigbook untuk ditampilkan di kelas saat melaksanakan pembelajaran dengan media Bigbook nantinya akan menambah semangat dan rasa senang peserta didik, serta tentunya akan menambah nilai tersendiri bagi peserta didik yang membutuhkan pancingan media pembelajaran.
"Ke depannya media belajar Bigbook selain bisa diimplementasikan dan dimanfaatkan di masing-masing lembaga, dalam waktu dekat juga akan melaksanakan lomba membuat Bigbook bagi guru PAUD se-Kecamatan Guluk-guluk," tambahnya.
Hal tersebut diakui sebagai tindak lanjut dari kegiatan lomba membuat Bigbook bagi guru PAUD yang sebelumnya dilaksanakan di tingkat Kabupaten Sumenep d niat belajar
Sementara Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep, Avan Fathurrohman, selaku nara sumber dalam kegiatan tersebut menegaskan kegiatan pelatihan literasi berbasis Bigbook bagi guru PAUD tersebut, jangka panjangnya, selain mampu menumbuh kembangkan literasi berbasis bigbook, yang muaranya para guru PAUD dapat meningkatkan kompetensinya peserta didik.
"Jadi, muaranya para guru PAUD nantinya dapat peningkatan kompetensi anak utamanya di bidang literasi," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut Kak Avan, panggilan akrab guru berprestasi yang juga penulis buku dan kerap mendongeng ditemani bonekanya bernama KIA ini, banyak menjelaskan materi literasi khususnya membuat Bigbook bagi guru PAUD, sebab di samping waktunya yang tidak memungkinkan praktek, namun setidaknya sudah memiliki wawasan dan bekal pengetahuan bagaimana membuat Bigbook bagi guru PAUD.
"Output-nya nanti kita lihat hasilnya ketika para peserta nantinya mengikuti lomba membuat Bigbook yang akan digelar dua pekan mendatang," tambahnya. ( Ren, Fer, Red/ KOPI KIM )
