OMZET PEDAGANG TELUR DI PASAR ANYAR AENGANYAR GILIGENTING MENURUN IMBAS KENAIKAN BBM


 Harga ayam telur di pasar tradisional pasar Anyar Desa Aenganyar Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep Jawa Timur mengalami kenaikan hingga mencapai Rp. 32. 000 perkilo gram. Akibatnya penjual telur mengalami penurunan omzet.


Salahsatu pedagang telur di pasar Anyar Desa Aenganyar Giligenting" IBU. YAYAN" jumat ( 09/09) mengungkapkan bahwasanya imbas dari kenaikan BBM sangat berdampak pada omzet penjualan telur yang ditekuninya. Kenaikan BBM berakibat naiknya harga jual telur hingga mencapai Rl. 32. 000 per kilo gram.


"Akibat naiknya BBM otomatis semua barang-barang beranjak naik yang semula sebelum BBM naik harga perkilo gramnya Rp. 30.000 saat ini naik hingga Rp. 32. 000 perkilo gram, hal ini mengakibatkan omzet menurun dan pembelipun berkurang".


Yayan yang sehari-hari berjualan di pasar Anyar Desa Aenganyar biasanya sebelum kanaikan BBM membawa telur 30 susun habis dalam jangka waktu 3-4 hari setelah BBM naik baru habis hingga satu minggu bahkan lebih.


"Saya biasanya membawa 30 susun telur kepasar habis 3-4 hari sebelum harga BBM naik sekarang setelah BBM naik 30 susun habisnya lama hingga satu minggu bahkan lebih dari itu, harapan saya pemerintah bisa menstabilkan harga-harga bahan pokok dan mencarikan solusi agar dampak kenaikan BBM masyarakat kecil bisa terbantu " kata Yayan. ( Rahman KIM Konengan ).

Lebih baru Lebih lama