Pasca pemerintah menaikkan semua jenis BBM baik pertalite, pertamak dan juga solar secara otomatis akan berdampak pada kenaikan yang lain seperti angkutan transportasi laut di pulau giligenting jurusan pelabuhan aenganyar menuju pelabuhan pagar batu.
"NUR AZIZE" Salahsatu penumpang angkutan transportasi laut, Senin ( 05/09) menuturkan pasca dinaikkannnya harga bahan bakar minyak( BBM) oleh pemerintah semua berdampak atas kenaikan BBM tersebut tak terkecuali penumpang Angkutan laut di.pulau giligenting menerima dampak kenaikan itu, namun karena kebutuhan walaupun BBM naik orang-orang pulau giligenting tetap melakukan aktifitas penyeberangan untuk kebutuhan baik bisnis maupun berbelanja dagangan toko.
"Dampak kenaikan BBM semua merasakan tapi karena orang pulau giligenting untuk memenuhi kebutuhannya harus ke kota dan satu-satunya transportasi yang digunakan adalah angkutan laut mau tidak mau meskipun harga BBM naik tetap dijalaninya dan ini sudah menjadi kebutuhan dalam menjalankan roda kehidupan dan kelancaran perekonomiannya" tutur sekretaris PAC Fatayat Kecamatan Giligenting.
Sementara itu Nahkoda Kapal Motor ( KM ) Malaya" HIFDUL" yang menahkodai jurusan Pelabuhan Aenganyar menuju Pelabuhan Pagar Batu merasa bersyukur walaupun BBM naik namun penumpang masih tetap ramai baik yang ikut menuju pulau giligenting maupun penumpang ke luar giligenting. Karena dari kenaikan BBM tersebut otomatis harga tiket naik dari Rp. 10.000 per orang sebelum kenaikan BBM dan pasca kenaikan BBM manjadi Rp. 15.000 per orang sekali berangkat.
" Alhamdulillah meskipun BBM naik para penumpang angkutan laut dari pelabuhan aenganyar menuju pelabuhan pagar batu dan sebaliknya tetap ramai dengan harapan semua penumpang bisa selamat dalam perjalanan dan saya serta abk yang lain bisa melayaninya dengan baik" tuturnya. ( Rahman KIM Konengan ).
